Minggu, 17 Februari 2019

PROYEK PALAPA RING MOLOR, DIRUT BAKTI UNGKAP PENYEBABNYA


Ilustrasi Palapa Ring.

JAKARTA– Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Latif, mengakui ada keterlambatan penyelesaian Proyek Palapa Ring.

Untuk Palapa Ring Paket Tengah dan Timur, rencananya akan selesai pada Agustus dan Desember 2018. Faktanya, Paket Tengah baru rampung 99 persen, sedangkan Paket Timur mencapai 78 persen.

"Ya benar ada keterlambatan tapi kita terus dorong jangan sampai proyek ini terhenti. Alhamdulillah, proyek sudah jadi 99 persen. Satu persennya untuk pengujian stabilitas serat optik," kata Anang di kantor BAKTI Jakarta, Senin, 26 November 2018.

Ia mengatakan salah satu penyebab keterlambatan adalah perubahan masterplan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurutnya, jika tidak ada jalan dan tiang listrik, BAKTI tidak bisa menghubungkan jaringan serat optik.

Anang juga menjelaskan bila pihak BAKTI harus mengharmonisasi proyek Palapa Ring dengan proyek yang dibuat oleh kementerian lainnya

Jokowi Singgung Prabowo Punya Lahan Ratusan Ribu Hektar di Kaltim


Jakarta : Capres no urut 01 Joko Widodo dan Capres no urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti Debat Kedua Capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, (17/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Masalah pembagian lahan menjadi perdebatan antara Jokowi dan Prabowo dalam debat pilpres kedua yang digelar Minggu (17/2) malam. Awalnya, Jokowi membeberkan soal capaian pemerintah yang sudah memberikan konsesi lahan melalui perhutanan sosial.

"Dalam dua tahun ini, kita telah membagikaan konsesi-konsesi lewat perhutanan sosial. Baik untuk masyarakat adat, hak ulayat, petani, nelayan yang 2 tahun ini telah kita bagikan konsesi 2,6 juta hektare dari 12,7 juta yang kita siapkan," ujar Jokowi di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut pembagian lahan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Sebab, lahan tersebut bisa ditanami kopi, buah-buahan hingga jagung. Selain itu, Jokowi juga membeberkan capaian pemerintah yang sudah memberikan 5 juta sertifikat tanah kepada masyarakat di tahun 2017 dan lebih dari 7 juta sertifikat tanah di tahun 2018.

"Dengan sertifikat ini, mereka bisa gunakan untuk jaminan, agunan untuk mengakses permodalan," tuturnya.

"Inilah pentingnyna redistribusi aset reforma agraria yang akan terus kita targetkan," lanjut Jokowi.

Prabowo kemudian menanggapi pernyataan Jokowi tersebut. Menurut dia, kebijakan Jokowi itu hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, hanya untuk satu atau dua generasi ke depan.

Prabowo menyoroti bahwa setelah itu, tak akan ada lagi tanah yang bisa digunakan bagi masyarakat.

"Yang dilakukan Pak Jokowi dan pemerintahannya menarik dan populer untuk satu, dua generasi. Tapi tanah tidak tambah," ujarnya.

"Jadi kalau Bapak bangga bagi 12 juta, 20 juta, pada saatnya nanti tidak ada lagi lahan untuk kita. Bagaimana masa depan anak cucu kita" tutur dia.

Jokowi kemudian menanggapi lagi pernyataan Prabowo. Jokowi menegaskan, pembagian lahan di pemerintahannya bertujuan agar rakyat bisa produktif.

Lagipula, jumlah lahan yang diberikan tidak dalam jumlah besar. Berbeda dengan Prabowo yang memiliki lahan dalam jumlah besar.

"Kita tidak memberikan kepada yang gede-gede. Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kaltim, sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah ada 120 ribu hektare," katanya.

Selain itu, Jokowi menegaskan pembagian lahan dalam jumlah besar ini tidak terjadi di pemerintahannya.

"Saya ingin sampaikan bahwa pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya," tutur dia.

ADA LEDAKAN KERAS DEKAT LOKASI NOBAR PILPRES DI PARKIR TIMUR




Jakarta – Saat debat baru saja dimulai, terjadi ledakan yang cukup besar di sekitar area Nobar Debat Capres di kawasan Parkir Timur.

Ledakan terdengar jelas hingga posko atau lokasi nobar yang hanya berjarak sekitar 500 meter.

Belum diketahui sumber ledakan serta motif pelaku peledakan tersebut.

Hingga saat ini, petugas masih mensterilkan lokasi serta meminta keterangan para saksi mata.

RIDEN BAHRUDIN:GIBAS RESORT KABUPATEN BEKASI DUKUNG JOKOWI-AMIN KARENA PEMBANGUNAN MERATA

Gibas Resort Kabupaten Bekasi, Gelar Deklarasi Dukung Jokowi -Amin Kedung Waringin – Bekasi: Anggota Gibas Resort dari penjuru Kabupate...